Friday, 21 October 2011

father and son..

yah, malam ini aku mau nulis lagi di blog ini ...
akhirnya aku juga ada tempat buat ceritain apa yang aku rasakan..
kali ini aku mau ceritain tentang sesosok pahlawan yang lebih jago dari semua pahlawan yang ada di muka bumi ini. . .
awalnya...
ngiseng aku googling dengan nulis "father" di search engine mbah google, terus munculnya deh link lagunya yusuf islam (cat stevens) .. yang judulnya "father and son"..
dan tu lagu buat aku ingat sama seseorang yang menurut aku dialah "the real hero"

      I was once like you are now, and I know that it's not easy,
     To be calm when you've found something going on.
     But take your time, think a lot,
    Why, think of everything you've got.
    For you will still be here tomorrow, but your dreams may not.



lirik diatas buat aku spesial banget dan jess... seketika aku rindu sama ayah..
yap, pahlawan yang aku maksud adalah ayahku sendiri.. seorang laki laki sederhana, kecil dalam ukuran badan tapi luas dalam pengalaman, pemikiran dan pandangan hidup..
dia ayah yang luar biasa serta pahlawan yang sesungguhnya....
sebagai anak laki laki satunya, buat ayah aku adalah segalanya, aku adalah hartanya dan aku adalah jiwanya.. harapan begitu besar yang ayah letakkan di pundakku dan harus aku wujudkan, namun ya nggak pernah jadi beban buat aku...
dan sebagai anak bungsu, sama kayak anak bungsu yang lain aku adalah anak manja dan selalu mau diturutin semua apa yang aku inginkan, walau sebenarnya kadang yang aku mau itu tidak terlalu aku butuhkan..
setiap aku ingin sesuatu aku pasti minta sama ayah, dan ayah pasti akan  berikan dan jika saat itu dia nggak punya, ayah nggak pernah bilang tidak melainkan dia hanya bilang 'dek, tunggu dulu ya nanti ayah belikan"..
ayahku adalah ayah yang luar biasa..
dari kecil sampai sekarang ayah tidak pernah sekalipun bertindak kasar kepadaku, jangan memukul, menjewer telingaku saja, ayah tidak pernah..
dan dia selalu bilang "memukul anak anak ayah, sama aja ayah menyakiti diri ayah sendiri"..
jika aku udah kelewatan, ayah hanya marah serta membentakku dan yang membuat aku merasa bersalah bukanlah amarahnya melainkan ayah akan selalu menangis setelah memarahiku..
dia begitu menyayangiku dan aku hanya aku yang sering kali mengecewakan dia..

buat seorang suami, dia jauh luar biasa...
ibu pernah bilang, ayah lebih dari seorang suami karena cinta ayah yang begitu dalam kepada ibu..
dan ibu adalah pasangan dunia akhirat ayah itu yang ayah bilang...
selama sebelas bulan ibu sakit sampai akhirnya ibu dipanggil sama yang diatas, ayah selalu menjaga ibu dan merawat ibu.. ayah begitu sabar menjaga ibu siang dan malam walaupun paginya ayah harus masuk kantor. dan setiap pulang kantor ayah pasti selalu mendorong kursi roda ibu kemana ibu mau.. bahkan ayah nggak malu ngedorong kursi roda ibu ke mall hanya untuk sekedar minum kopi.. dan pastinya tidak pernah sekalipun ayah mengelu atau merasa capek..
buat aku ayah adalah contoh suami yang luar biasa..
dan jika aku kelak menjadi suami dan seorang ayah buat anak dan istriku, aku ingin menjadi seperti ayah, menyayangi anakku seperti ayah menyayangi aku dan kak uti serta menjadi suami yang menyayangi istrinya seperti ayah menyayangi ibu...
dan ketika ibu dipanggil dua tahun lepas , itulah saat yang paling berat buat kami apalagi ayah.. kenapa?
jawabannya sederhana saja, karena kami berada di tempat yang berbeda, ayah dirumah, kak uti di kosan dan aku diasrama.. sehingga kami harus melawan  rasa kehilangan itu dengan cara kami sendiri sendiri..
kehilangan ibu, ayah seperti kehilangan arah hidup .. itu wajar, karena dia kehilangan teman hidupnya dan bahagian jiwanya..
"kepergian ibu membawa setengah jiwa ayah, dan setengah lagi ada sama kalian.. ibu pergi dan meninggalkan setengah jiwa ayah kepada kalian.. buah cinta kami yang harus terus ayah jaga. ayah harus menjadi ayah dan ibu buat kedua anak ayah.. ayah harus mengahantarkan kalian wisuda dan menghantarkan kak uti kepada imamnya yang akan selalu menjaganya yaitu suaminya. berdua saja terkadang itu sulit anakku, apalagi ayah hanya seorang diri.. hanya kalian semangat ayah untuk hidup, ayah masih ingin bersama ibunda kalian lagi dalam satu keluarga. tapi hanya 22 tahun yang Allah izinkan. ayah tidak pernah menyesali itu semua nak.. karena ayah masih punya setengah jiwa ayah bersama kalian. buah cinta yang akan selalu ayah jaga dan semoga Allah mengizinkan kita menjadi satu keluarga lagi di surga nanti. ayah sayang ibunda kalian dan ayah sayang kalian lebih dari diri ayah sendiri". itu adalah kata kata yang ayah ucapkan di malam pertama kepergian ibu..

dan sebagai seorang anak, kasih sayang ayah kepada nenek dan almarhum datuk tidak usah diragukan lagi, menjadi anak berbakti dan soleh. menurut aku sudah ayah dapatkan.. dan yang tak kalah penting  kasih ayah sayang kepada adik, kakak dan abangnya luar biasa. kasih sayang yang ikhlas dan mungkin kalau semua om dan tante aku tahu betapa ayahku menyangi mereka. maka mereka tidak sanggup menampungnya...

ayah salah seorang abdi negara di kabupaten kampar, yap ayah seorang pegawai negeri sipil di salah satu instansi disana. ayah seorang pekerja yang ulet dan terampil. itu wajar karena ayah orang yang cerdas. dari sd sampai SMA dia selalu juara satu dan lulus serjana dan master dengan prediket cum laude. tapi ayah selalu melarang aku menjadi PNS karena menurut dia, PNS tidak pernah menghargai orang pintar. jabatan itu berdasarkan kepada pangkat atau golongan bukan berdasarkan kinerja dan kepintaran..
dan sekarang aku berada di sini, di malaysia hanya untuk mencari ilmu dan berhasil. Aku hanya mau lihat ayah dan ibunda bangga kalau buah hati mereka telah sukses..
dan semoga perjuangan aku di rantau orang ini di ridhai oleh Allah dan menjadi pahala buat aku..
"ridha Allah adalah ridha orang tua, dan murka Allah adalah muka orang tua ".

aku sayang ayah dan ayahlah satu bagian dari dunia ini yang membuat hidup ini indah.
harapan dan pintaku kepada Allah..
aku ingin sukses....

dad, life is beautiful because of your affection.....
i love you, dad...
greatest dad in my world is my father...

father and son

father and son

mom and dad

father and son

father and son


kuala lumpur, 22 oktober 2011 jam 2:10


No comments:

Post a Comment